
iPhone mungkin bukan hal baru lagi di saat sekarang...
Saat ini banyak sekali iPhone yang beredar penjualannya secara bebas, mulai dari yang resmi penjualannya (seperti membeli melalui operator Telkomsel) hingga yang BM (Black Market) sekalipun.
Seperi halnya membeli sebuah tas bermerek, harga yang selangit bisa jadi salah satu kendala bagi seseorang yang ingin memilikinya, sementara rata-rata orang hanya memiliki budget pas-pasan tetapi tetap ingin memilikinya. Tidak jarang orang memilih jalan lain untuk memiliki tas yang sama dengan harga yang lebih miring (yaaa boleh dibilang dengan istilah KW-1 lah hehehe). Tetapi biasanya keaslian sebuah barang yang di produksi juga menentukan kualitas barang tersebut, dan tak jarang pula harga yang selangit bisa mencerminkan kualitas barangnya pula, apa bila kita mengerti tentang sebuah produk, maka secara tidak langsung kita bisa melihat mana produk yang asli atau yang tiruan...
Disini gw tidak mencoba untuk membahas mana produk yang asli atau palsu, tetapi disini gw mencoba memberikan sedikit pengalaman gw tentang membeli sebuah alat komunikasi yang sekarang-sekarang ini sedang berada di puncak-puncak jayanya...
Untuk memiliki sebuah gadget yang memiliki fitur-fiturnya yang canggih, sangat di dambakan oleh setiap orang pada umunya, apalagi dengan harga yang miring...weeew...
iPhone, salah satu gadget yang menjadi pilihan dan menjadi salah satu gadget yang paling di minati saat ini. Produk milik perusahaan Apple, Inc., adalah sebuah perusahaan Silicon Valley yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Perusahan ini di terletak di Cupertino, California...
Sekarang ini produk iPhone sudah malang melintang di negri tercinta kita ini...
Tetapi tau kah anda bahwa iPhone yang masuk ke Indonesia harus di finishing dulu di China dan di China pun di buat tiruannya????
Apakah mungkin bagi anda yang memiliki iPhone, adalah salah satu produk yang di buat asli dari cina dan bukan iPhone yang hanya di finishing di cina???
Bukan bermaksud untuk menjelek-jelekkan tetapi hanya untuk memberikan kewaspadaan kepada anda sebagai konsumen...
Secara kasat mata kedua jenis produk ini tidak terlihat perbedaannya, tetapi jika dilihat lagi secara teliti dan jeli, maka akan terlihat perbedaannya...
Nah disini gw coba ngasi sedikit ilmu yang gw dapat buat kalian penyuka iPhone dan ingin belinya...
Pertama, antara iPhone yang asli dengan yang buatan cina akan terlihat apabila kita buka aplikasinya. Jika kita lihat di Iphone yang asli ada aplikasi seperti iTunes, Maps, App Store dan lainnya..
sedangkan pada iPhone cina tidak terdapat itu, bahkan hanya ada aplikasi yang berbahasa mandarin dengan tulisan2 huruf2 kanji...

Kedua, pada layar kaca touchscreen di iPhone yang asli jika disentuh akan terasa lebih keras dibandingkan dengan iPhone buatan dari cina.
Klo buatan cina layarnya jika disentuh akan terasa empuk dan terasa seperti menyentuh plastik.
Ketiga, slide screen yang dimiliki iPhone untuk berpindah dari satu halaman ke halaman lain.
Jika kita lihat iPhone buatan cina, perpindahan screen dari satu halaman ke halaman lain hanya terjadi satu kali perpindahan saja (apabila di slide menggunakan jari).
Berbeda dengan iPhone yang asli, jika di slide dengan jari 1 kali saja, perpindahan dari halaman menu satu ke halaman menu yang lainnya akan lebih mudah seperti menggunakan trackball pada BlackBerry.
Keempat, dilihat dari logo iPhone. Yang asli akan terlihat warna logo iPhonenya putih ke abu-abuan, bukan putih sekali atau abu-abu saja..
Kelima, dilihat dari kelengkapannya, gw pernah ngedapetin iPhone yang terlalu lengkap, seperti ada touchpen dan speaker (yang sebenarnya speakernya dijual terpisah).
Keenam, apa bila sebelum membeli, cek garansinya, dan apabila anda membeli iPhone 2nd, maka mintalah garansi toko atau sejenisnya, lalu lakukan pengecekan ulang terhadap iPhone anda ke Macbook atau PC anda melalui iTunes, dan sharing ke orang yang bener2 mengerti...
Ketujuh, selamat berbelanja iPhone, dan semoga informasi yang sedikit ini bisa bermanfaat lebih buat kalian....
Amiiiin......

Tidak ada komentar:
Posting Komentar